BERITA RISDA KABUPATEN LAMONGAN

Dokumentasi asli kegiatan APIK SERASI di SD Negeri 3 Made yang digunakan pada publikasi Berita RISDA Kabupaten Lamongan. Sumber: RISDA Kabupaten Lamongan.
Lamongan – SD Negeri 3 Made, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, mengembangkan inovasi APIK SERASI (Apel Pagi, Berkarakter, Sholat Dhuha, Education, Ramah Anak, Asmaul Husna, Sholawat, dan Literasi) sebagai upaya memperkuat kedisiplinan dan pendidikan karakter siswa setelah berakhirnya masa pandemi Covid-19. Program ini mulai diuji coba pada Agustus 2022 sebagai respons terhadap perubahan kebiasaan belajar selama pembelajaran jarak jauh yang berdampak pada kedisiplinan siswa dan guru. APIK SERASI dirancang sebagai pembiasaan pagi yang memadukan nilai spiritual, tanggung jawab, kemandirian, dan interaksi positif antara warga sekolah. Melalui kegiatan rutin tersebut, sekolah berupaya mengembalikan budaya belajar yang tertib sekaligus membentuk karakter siswa secara konsisten.
Pelaksanaan APIK SERASI dilakukan sebelum pembelajaran dimulai pada pukul 06.45 WIB di halaman sekolah. Kegiatan diawali dengan apel pagi, pembacaan Sholawat Busro sebanyak tiga kali, janji siswa, muroja’ah surah pendek Juz 30, Sholawat Nariyah, dan Asmaul Husna. Setelah rangkaian tersebut, siswa bersalaman dengan guru lalu mengikuti sholat Dhuha berjamaah. Pola kegiatan yang terstruktur ini menjadi sarana pembiasaan agar siswa terbiasa datang tepat waktu, bangun lebih pagi, menjalankan tanggung jawab, serta menjaga kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Program APIK SERASI dilaksanakan secara rutin pada hari Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat sebelum jam pembelajaran. Seluruh guru mendampingi kegiatan, sedangkan petugas siswa dijadwalkan bergantian dari kelas I hingga kelas VI. Sistem giliran memberi kesempatan kepada setiap siswa untuk belajar memimpin, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Pendampingan guru juga membuat kegiatan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi sekaligus ruang pembinaan karakter yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa.
Kebaruan APIK SERASI terletak pada pendekatan individual dan kolaboratif. Sekolah memahami bahwa setiap siswa memiliki karakter dan permasalahan yang berbeda, sehingga pendampingan dilakukan secara lebih personal sesuai kebutuhan. Wali murid turut dilibatkan untuk membangun kedisiplinan sejak dari rumah, terutama melalui pembiasaan bangun pagi dan datang tepat waktu ke sekolah. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga tersebut memperkuat kesinambungan pendidikan karakter sehingga kebiasaan positif tidak hanya tumbuh di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan keagamaan dalam APIK SERASI diarahkan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa. Pembacaan sholawat, muroja’ah, Asmaul Husna, serta sholat Dhuha berjamaah menjadi pembiasaan yang dilakukan secara terstruktur setiap pekan. Selain memberikan ruang spiritual, kegiatan tersebut juga melatih ketenangan, kebersamaan, dan keteraturan. Sekolah berharap nilai-nilai religius dapat terinternalisasi dalam perilaku siswa, termasuk kebiasaan menghormati guru, menjaga sopan santun, serta membangun tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Manfaat program juga terlihat dalam aspek motivasi dan kepercayaan diri. Keterlibatan siswa sebagai petugas apel serta peserta kegiatan bersama mendorong keberanian untuk tampil, memimpin, dan berkomunikasi di depan teman-temannya. Hubungan yang lebih dekat antara siswa dan guru turut menciptakan suasana sekolah yang ramah anak dan mendukung proses pembelajaran. Sementara itu, keterlibatan orang tua membentuk jaringan pendampingan yang lebih kuat sehingga perkembangan karakter anak dapat dipantau bersama.
Publikasi RISDA Kabupaten Lamongan pada 16 Juli 2025 menyoroti APIK SERASI sebagai inovasi pendidikan karakter yang membantu SD Negeri 3 Made membangun kembali kedisiplinan siswa pascapandemi. Berita tersebut mencatat bahwa kegiatan dilaksanakan setiap Selasa hingga Jumat pukul 06.45 WIB dan mencakup apel pagi, pembacaan sholawat, janji siswa, muroja’ah surah pendek, Asmaul Husna, salaman dengan guru, serta sholat Dhuha berjamaah. Pendekatan individual dan keterlibatan wali murid menjadi bagian penting yang mendukung perubahan kebiasaan siswa. Program ini juga dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kepercayaan diri, motivasi belajar, dan ketaqwaan siswa.
Melalui APIK SERASI, SD Negeri 3 Made menunjukkan bahwa penguatan karakter dapat dibangun melalui pembiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Kedisiplinan, religiusitas, tanggung jawab, kemandirian, literasi, dan hubungan positif antarwarga sekolah dirangkai menjadi satu program yang berlangsung sebelum proses belajar formal dimulai. Model ini memberikan ruang bagi sekolah dan keluarga untuk bekerja bersama membentuk kebiasaan positif sejak usia sekolah dasar. APIK SERASI diharapkan terus berkembang sebagai praktik baik pendidikan karakter yang dapat menginspirasi satuan pendidikan lain di Kabupaten Lamongan.