
Siswa SDN Sudangan mengikuti kegiatan MABAR DIGITAL, program belajar bersama untuk mempercepat literasi digital secara kolaboratif. Foto: SDN Sudangan.
Kemampuan literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda. Namun, tidak semua siswa memiliki akses dan pendampingan yang sama dalam menggunakan teknologi. Pendekatan belajar bersama dapat menjadi solusi memperkuat literasi digital secara merata. SDN Sudangan menjawab kebutuhan tersebut melalui MABAR DIGITAL, singkatan dari Murid Belajar Bareng: Akselerasi Literasi Digital Murid Merdeka.
MABAR DIGITAL menghadirkan sesi belajar bersama antar-siswa untuk memperkuat kemampuan menggunakan perangkat, aplikasi pembelajaran, dan sumber belajar daring. Siswa yang lebih menguasai teknologi mendampingi teman sebayanya yang masih belajar, dengan bimbingan guru sebagai fasilitator.
Kegiatan dilakukan dalam kelompok kecil sehingga setiap siswa memperoleh kesempatan berlatih dan bertanya. Materi mencakup penggunaan aplikasi pembelajaran, pencarian informasi yang aman, hingga pembuatan karya digital sederhana seperti presentasi dan poster.
Selain menumbuhkan literasi digital, MABAR DIGITAL juga membangun sikap positif dalam berteknologi, seperti etika bermedia sosial, kewaspadaan terhadap konten berbahaya, dan pentingnya waktu layar yang sehat. Guru dan orang tua diajak bersama-sama membimbing anak.
MABAR DIGITAL menghadirkan aturan bermain yang jelas mengenai penggunaan perangkat, waktu layar, dan konten yang boleh diakses. Aturan tersebut disusun bersama guru, siswa, dan orang tua agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama.
SDN Sudangan juga menyusun kegiatan pameran hasil karya digital siswa. Pameran tersebut menunjukkan bahwa literasi digital tidak berhenti pada konsumsi konten, tetapi mendorong siswa menjadi pencipta karya yang bertanggung jawab dan bermakna.
MABAR DIGITAL menjadi bagian dari upaya SDN Sudangan menghadirkan literasi digital yang tidak sekadar teknis, tetapi juga bermakna sosial. Semangat belajar bersama diharapkan tumbuh menjadi budaya sekolah yang membangun rasa saling menghargai. Pola tersebut mempersiapkan siswa menjadi warga digital yang cakap sekaligus peduli terhadap sesama.
Melalui MABAR DIGITAL, SDN Sudangan berupaya membangun budaya literasi digital yang inklusif dan kolaboratif. Inovasi ini menegaskan bahwa keterampilan digital dapat tumbuh melalui semangat berbagi dan belajar bersama di lingkungan sekolah.