SIDAK TANGGAP, Sinergi Data Ketenagakerjaan Jadi Dasar Tekan Pengangguran di Lamongan

Validasi data ketenagakerjaan bersama BPS Provinsi Jawa Timur dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan sebagai bagian dari penguatan basis data pasar kerja. Foto: Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan.

Kabupaten Lamongan menghadapi tantangan ketenagakerjaan ketika Tingkat Pengangguran Terbuka pada 2022 mencapai 6,05 persen, meningkat dari 4,90 persen pada 2021. Pada tahun yang sama, jumlah angkatan kerja tercatat 672.289 orang, dengan 631.611 orang telah bekerja dan 40.678 orang masih berstatus pencari kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja juga menurun dari 70,72 persen pada 2021 menjadi 69,30 persen pada 2022. Kondisi tersebut mendorong Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan mengembangkan SIDAK TANGGAP atau Sinergitas Data Ketenagakerjaan Turunkan Angka Pengangguran.

SIDAK TANGGAP dirancang untuk menghasilkan data ketenagakerjaan yang pasti dan akurat dari sektor formal maupun informal. Sektor formal mencakup BUMN, BUMD, dan perusahaan, sedangkan sektor informal meliputi tenaga kerja mandiri di bidang pertanian, perikanan, peternakan, kelautan, usaha kreatif, jasa boga, serta perdagangan barang dan jasa. Pengumpulan data yang lebih menyeluruh diharapkan memberikan gambaran nyata mengenai kondisi pasar kerja di Kabupaten Lamongan. Dengan basis data tersebut, kebijakan ketenagakerjaan dapat dirancang lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Kebaruan SIDAK TANGGAP terletak pada pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam pengumpulan dan analisis data. Dinas Tenaga Kerja bersinergi dengan Badan Pusat Statistik, organisasi perangkat daerah, perusahaan, serikat pekerja, akademisi, serta pihak lain yang terkait dengan pasar kerja. Data yang terkumpul digunakan untuk menyelaraskan informasi tentang tenaga kerja, pencari kerja, kebutuhan perusahaan, dan kondisi sektor informal. Integrasi tersebut menjadikan data bukan sekadar catatan administratif, tetapi instrumen untuk menyusun rencana dan strategi ketenagakerjaan daerah.

Dalam rancangannya, SIDAK TANGGAP juga berfungsi sebagai sistem peringatan dini terhadap potensi meningkatnya pengangguran. Data kelulusan siswa yang melanjutkan pendidikan atau masuk ke dunia kerja disinkronkan dengan informasi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan. Pemetaan supply dan demand tenaga kerja membantu pemerintah melihat kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dengan kebutuhan pasar. Informasi tersebut dapat menjadi dasar penyusunan pelatihan, peningkatan keterampilan, penempatan tenaga kerja, dan program lain yang lebih responsif.

Pelaksanaan SIDAK TANGGAP diperkuat melalui kolaborasi kelembagaan dan dukungan kebijakan pemerintah daerah. Dinas Tenaga Kerja berkoordinasi dengan BPS untuk menyelaraskan pelaksanaan survei serta dengan Pusat Perencanaan dan Pengembangan Kementerian Ketenagakerjaan dalam penyusunan rencana tenaga kerja daerah. Inovasi ini juga didukung oleh kebijakan daerah melalui sejumlah program prioritas yang berhubungan dengan kesejahteraan, UMKM, pelayanan publik, pengembangan pemuda, dan kewirausahaan. Dengan kerja lintas sektor, data ketenagakerjaan dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang lebih terarah dan terukur.

Penguatan kualitas data terus menjadi bagian penting dalam pengelolaan ketenagakerjaan di Lamongan. Pada Agustus 2025, BPS Provinsi Jawa Timur melakukan kunjungan validasi data ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan untuk memverifikasi data pencari kerja, lowongan kerja, dan indikator penduduk yang bekerja. Kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya konsistensi dan ketepatan data sebagai dasar perencanaan pembangunan wilayah. Semangat validasi ini sejalan dengan SIDAK TANGGAP yang menempatkan akurasi data sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan.

Pedoman teknis mencatat bahwa mekanisme pelayanan SIDAK TANGGAP dapat menghasilkan proses dalam waktu satu hari, sedangkan penciptaan inovasinya dirancang berlangsung sekitar satu hingga tiga bulan. Tahapan pengembangan mencakup identifikasi kebutuhan, perancangan, uji coba, peluncuran, monitoring, dan evaluasi agar sistem terus menyesuaikan perubahan pasar kerja. Dengan data yang lebih lengkap dan terintegrasi, pemerintah memiliki dasar yang lebih kuat untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperluas kesempatan kerja, dan memperbaiki penempatan tenaga kerja. SIDAK TANGGAP menjadi upaya Kabupaten Lamongan untuk menjadikan kebijakan ketenagakerjaan lebih berbasis data sekaligus menekan pengangguran secara berkelanjutan.

Sumber bahan: SIDAK TANGGAP (Sinergitas Data Ketenagakerjaan Turunkan Angka Pengangguran), Kabupaten Lamongan, 2023; serta dokumentasi resmi Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lamongan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *