
Siswa SDN Kediren mengikuti kegiatan TUNAS LITERASI, program yang mengintegrasikan literasi ke seluruh aktivitas pembelajaran. Foto: SDN Kediren.
Kemampuan literasi bukan sekadar kegiatan membaca, tetapi keterampilan berpikir yang menopang seluruh proses pembelajaran. Menghadirkan literasi sebagai budaya sekolah membutuhkan pendekatan yang menyatu dengan berbagai kegiatan. SDN Kediren menjawab kebutuhan tersebut melalui TUNAS LITERASI atau Tumbuh Cerdas melalui Literasi Terintegrasi.
TUNAS LITERASI mengintegrasikan literasi ke dalam kegiatan pembelajaran, ekstrakurikuler, dan pembiasaan harian sekolah. Siswa membaca buku sebelum pelajaran dimulai, mengerjakan tantangan literasi mingguan, hingga menyusun karya berbasis bacaan seperti cerita pendek, poster, atau presentasi kelas.
Guru menyusun aktivitas yang menghubungkan bacaan dengan tema pelajaran. Materi pelajaran IPA, IPS, dan matematika diperkaya dengan bacaan pendek yang membantu siswa memahami konsep melalui teks. Pendekatan ini memperluas cakupan literasi tidak hanya pada mata pelajaran bahasa.
Sekolah juga memfasilitasi sudut baca kelas, kolaborasi dengan orang tua, dan kegiatan berbagi cerita mingguan. Anak-anak yang menyelesaikan tantangan literasi memperoleh apresiasi dari guru sebagai motivasi lanjutan.
TUNAS LITERASI memperluas peran perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi. Perpustakaan menjadi ruang berbagai kegiatan, mulai dari kelas membaca kelompok, klub buku siswa, hingga bengkel menulis. Pola tersebut menjadikan perpustakaan hidup dan menarik bagi seluruh warga sekolah.
SDN Kediren juga menyusun program apresiasi bagi siswa yang menunjukkan kemajuan literasi. Bentuk apresiasi disesuaikan agar tidak menciptakan tekanan kompetisi, melainkan menumbuhkan motivasi intrinsik dan kebanggaan atas usaha yang telah dilakukan.
TUNAS LITERASI menegaskan bahwa literasi merupakan investasi jangka panjang bagi tumbuh kembang siswa. SDN Kediren menjaga program tetap variatif agar siswa tidak jenuh sekaligus memperoleh pengalaman literasi yang bermakna. Pola tersebut menghadirkan sekolah sebagai ruang belajar yang hidup dan menumbuhkan cinta membaca sejak dini.
Melalui TUNAS LITERASI, SDN Kediren berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang literat sekaligus menyenangkan. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya menumbuhkan siswa yang gemar membaca, kritis dalam berpikir, dan kreatif dalam berkarya.