
Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan menghadirkan SIGAP SELAMAT sebagai kanal pengaduan cepat terkait masalah perlintasan jalan dan rel. Foto pendukung: kampanye keselamatan perlintasan KA di Babat, Lamongan, JPNN, 2026.
Kecelakaan di perlintasan sebidang, kerusakan rambu, hingga lampu penyeberangan yang tidak berfungsi menjadi persoalan yang kerap ditemui masyarakat di wilayah Kabupaten Lamongan. Laporan yang lambat direspons dapat berujung pada kecelakaan lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan. Untuk memperpendek waktu tanggap dan memperkuat pengawasan perlintasan, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan menghadirkan SIGAP SELAMAT atau Sistem Informasi Gerak Cepat Aduan Perlintasan.
SIGAP SELAMAT dirancang sebagai kanal pengaduan berbasis digital yang menghubungkan masyarakat dengan petugas Dinas Perhubungan secara langsung. Melalui sistem ini, warga dapat melaporkan kerusakan rambu, lampu lalu lintas mati, marka jalan yang pudar, hambatan di perlintasan kereta, hingga titik rawan kecelakaan. Setiap laporan disertai lokasi dan foto sehingga petugas dapat menindaklanjuti dengan lebih cepat dan tepat sasaran.
Alur pelayanan SIGAP SELAMAT dibuat sederhana. Setelah laporan masuk, admin memverifikasi data, meneruskan ke tim teknis yang bertugas di lapangan, dan memberikan umpan balik kepada pelapor mengenai status penanganan. Mekanisme ini memungkinkan pengelolaan aduan lebih terukur dan transparan dibandingkan penyampaian keluhan melalui saluran konvensional.
Sasaran utama layanan mencakup pengguna jalan, komunitas pengemudi, sekolah, dan warga di sekitar perlintasan. Dinas Perhubungan juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan PT Kereta Api Indonesia untuk penanganan aduan yang bersifat lintas instansi. Kolaborasi tersebut memperkuat respons di titik-titik rawan yang memerlukan penanganan bersama.
Data laporan yang masuk melalui SIGAP SELAMAT diolah menjadi peta titik rawan yang diperbarui secara berkala. Peta tersebut menjadi rujukan bagi Dinas Perhubungan dalam menyusun prioritas pemeliharaan rambu, penggantian lampu lalu lintas, hingga penataan ulang perlintasan yang membutuhkan intervensi lebih besar. Pendekatan berbasis data ini membantu pemerintah daerah menempatkan sumber daya di lokasi yang paling membutuhkan.
Selain aspek teknis, SIGAP SELAMAT juga menjadi ruang edukasi keselamatan berlalu lintas. Dinas Perhubungan memanfaatkan kanal ini untuk menyampaikan imbauan menjelang musim hujan, arus mudik, atau kegiatan tertentu yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Warga tidak hanya berperan sebagai pelapor, tetapi juga sebagai penerima informasi yang membantu meningkatkan kewaspadaan bersama di jalan.
Sebagai bagian dari transparansi, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan menyampaikan rekap penanganan aduan SIGAP SELAMAT secara berkala. Warga dapat mengetahui jumlah laporan yang masuk, waktu tanggap rata-rata, dan lokasi yang paling banyak dilaporkan. Pola tersebut membangun kepercayaan warga terhadap layanan sekaligus mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam menjaga keselamatan berlalu lintas di Kabupaten Lamongan.
Kehadiran SIGAP SELAMAT menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan sekaligus mempercepat perbaikan infrastruktur keselamatan jalan. Dengan keterlibatan masyarakat sebagai pelapor aktif, Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan berharap keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjaga dan pengawasan perlintasan menjadi lebih responsif terhadap dinamika di lapangan.